Jumat, 15 April 2011

mr. right :)

Entah kenapa, aku ngerasa paling “klik” kalau aku menulis di malam hari. Ada romantisme tersendiri yang muncul dari menulis di tengah-tengah keheningan, gak ada gangguan.

Ya ya ya, secara teknis ini jatuh cinta. semuanya bener-bener menyenangkan kayak kata maliq ~dia bukakan pintu hatiku yang lama tak bisa percayakan cinta dan dia disni memberikan cinta. aku menikmati waktu-waktu aku bersamanya di sini, semuanya begitu tenang, damai, dan my god, cinta adalah perasaan yang indah sekali.
All I can say, I finally found what I’ve been looking for. :)

Bagaimana dua orang bisa bertemu dan jatuh cinta?

Bagaimana orang bertemu memang aneh, absurd dan kompleks. Tidak ada yang tahu pasti kapan soulmate bisa datang.

Ini adalah bagaimana semesta mengatur semuanya. Sedemekian rupa dengan dinant. Pertemuan aku dan dia terjadi tanpa beban, seolah olah terlihat tanpa usaha.

yaaa. saat itu musim hujan. Ah, musim hujan. Aku selalu suka hujan. Ada romantisme tersendiri dari hujan, entah kenapa, mungkin datang dari percampuran antara cemas menemukan tempat berteduh, pengharapan melihat pelangi pas hujan selesai, dan merenung sendiri dari balik kaca yang berembun. Hujan membawa itu semua: cemas, harap, dan perenungan.

Awalnya saya tidak percaya hal seperti ini (read: menemukan orang yg tepat) bisa terjadi. Well.. you prove me wrong

Perjalanan yang kita alami dan bagi bersama bisa dibilang unik, indah, tidak konvensional.

aku memang sering satu event sama dy, aku sering liat dy manggung. Dari pertama kali melihatnya zaman sma. pertemuanmu dgn saudaraku dulu. akhirnya’ pertemuan yang ngeh pertama kalinya di swimming poll novotel dan event samsung yg kita lalui. Di pertemuan pertama di Novotel, mata aku memang tertuju ke dia. Karena pada saat itu aku bersama teman2 dan kebetulan teman dia juga ad yang aku kenal.

Entah bagaimana ceritanya, sesudah pertemuan yang sebentar dan sekilas. kita nge- add BlackBerry Messenger satu sama lain.


Dari obrolan obrolan singkat dan kita memutuskan ketemu. Dia mengajak makan siang tapi saat itu aku dijemput papa. Hari itu, semesta tidak mengizinkan kita bertemu.

Esoknya, aku belum pernah lihat dia dari dekat dan langsung sebelumnya, jadi ini juga semacam kencan buta buat aku.

Dia jemput aku di ptc.

' On the way ke sana' katanya di BlackBerry Messenger

dia datang sendiri, dan aku dengan dua orang teman. aku berdiri canggung.

'Hey, Udah lama' kata ku

'Baru kok' jawabnya

Dan aku beserta teman pun, pisah akhirnya.

dan kita menemui temannya di surabi......
Temannya duduk di depan aku, dan kita mulai pembicaraan dengan basa basi kecil

Sesampainya dirumah, kita bbm singkat. Dan kita janjian untuk date yg proper. Gak cuma nongkrong dan ngbrol. Tapi kita mencoba untuk having dinner yang enak. Untuk saling kenal dan jauh lagi.

dan kita seharian bertemu esoknya.
Sebelum pergi dengan dia, aku sempet mencoba untuk ngedate dengan cowok cowok lain. Mereka banyak lebih aktif tapi dia tidak, membuat penasaran. :)

Hari itu gw mau jaim

Lucu ya, bagaimana kita bisa bertemu dengan seseorang. Suatu hari kamju mengagumi seseorang yang 1 acara, dan di hari lain, kamu bisa ada satu mobil dengan orang tersebut.

aku menyebut ini semua sebagai kebetulan yg dirancang oleh alam semesta. semesta telah mengatur kebetulan ini. lebih jauh lg, aku gak percaya pada kebetulan, aku lebih percaya pada pertemuan yg direncanakan diam diam. Masing masing dari kita punya garis kehidupan yg telah digambarkan.


Malam itu, sebuah pertanyaan terlontar setelah dari makan mlm.
'"Mau jadi pacar aku ?"

"yak. Kita pacaran"

Dan sesmpel itu, kita pacaran.

Dan sesimpel itu, begitulah dua orang bisa jatuh cinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar