Mendengarkan lagu-lagu lama syahdu yang mengembalikan semua memori masa lampau, mata saya basah dengan tidak sopannya.
panik dan ceroboh karena kesalahan sendri pun, air mata saya langsung menetes
Membaca kembali buku jurnal dan buku tuayang dituliskan ketika saya masih begitu naif, saya pun menangis sambil tersenyum kecil
Kalau kata sahabat saya vinta, saya jadi cengeng berbeda dengan saya yang dulu.
Tetapi saya pribadi berterima kasih dengan aku yang menjadi cengeng, karena artinya hati saya masih bekerja dan syaraf nurani masih berdetak, bahkan mungkin lebih aktif dan hidup dibanding saya beberapa tahun yang lalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar